Posts

Showing posts from November, 2018

Jakarta’s Sky

Image
Thursday, 14th November 2018. Jakarta’s sky never been this bright and blue! I took these pictures around 12.24 at Plaza Senayan. Jarang-jarang melihatmu sebiru ini. Awan, Langit, dan Angin. Lifting up your mood. Friday, 15th November 2018. And on the following day, the sunset through my office’s window is so magnificent!

About Reciprocation

Random notes waktu kebangun tengah malam. 19 November 2018. Ever heard what comes around goes around? It is not just a cliche quotes that you just found on pinterest or tumblr. Theoritically, it goes as a form of how reciprocation works in many aspects of human life. I’ve realized reciprocity rules flowing in human nature, either at small level such as in relationship between few people or in advanced level at commercial world, politics, or bilateral relationship between two countries. Indebtedness from others, is what makes a particular individual, an organization, a company, or a politician received what they had given. We may not realize it, but it’s a human nature, apparently. The old cases and example can be found in Influence book by Caldini. Furthermore, in my perspective i believe some new examples are coherrent nowadays. Mungkin Jokowi bisa jadi contoh. cuma ngamatin dr twitter, tp ada suatu thread yang reply2nya banyaaak bgt Banyak yg tadinya pendukung ...

Setiap Pagi

Setiap pagi hanya ada senyap antara pikiran dan hati dan sesekali bunyi kendaraan yang berlalu lalang Setiap pagi harus bisa berteman dengan deru notifikasi di layar atau dengan ketikan jari di laptop Setiap pagi Ada air jeruk nipis diminum Ada mangga dimakan Ada pintu yang terbuka dan tertutup Ada langkah kaki yang hendak membuang sampah Ada bunyi 'ting' dari suara lift Setiap pagi mau memilih mengobrol sambil berlari atau bisa juga mengobrol sambil berenang Setiap pagi yang selalu datang hampir sama  setiap hari

Kenapa UGM harus khawatir namanya tercoreng?

Halo. Ini tulisan pertama saya di blog ini dengan label #Opini. Kali ini, saya mau bahas tentang victim blaming terkait kasus perkosaan yang dialami salah satu mahasiswa Universitas Gajah Mada saat KKN 2017. Sementara, kasus tersebut lama tuntasnya, dan dari yang saya amati di berita dan media sosial, "Agni" (nama samaran) tidak didampingi dengan baik. Mungkin banyak yang sudah tahu kasus yang viral semingguan ini. Kronologi lengkapnya bisa dilihat di  http://www.balairungpress.com/2018/11/nalar-pincang-ugm-atas-kasus-perkosaan/ Berdasarkan kronologi cerita, sudah jelas kalau pelaku HS bersalah, mendobrak consent Agni, dan sudah termasuk dalam ranah perkosaan. Namun, yang disayangkan adalah bentuk hukuman yang kunjung tidak jelas bagi pelaku, dan korban yang sudah bersuara, tapi sebelumnya dihukum juga dengan dikasih nilai C untuk program KKNnya. Lebih disayangkan lagi adalah saat saya membaca respon pejabat UGM. "......Atas kejadian tersebut, pejabat tersebut...

Catatan dari Twitter

I. Dari saya sendiri Kalau bencana atau kecelakaan dikatakan azab karena berdosa, lantas, yang mana yang bisa dikatakan keajaiban atau mukjizat karena banyaknya pahala? Emangnya manusia bisa mengukur dengan tepat besaran dosa dan pahala ya? - 31 Oktober 2018 Bagaikan padi, making berisi makin merunduk. Selama ini menerima arti umumnya kalau cerdas berarti kamu (harus bisa) rendah hati. ...dan setelah saya akhirnya mengerti, intinya tuh adalah: ketika kamu memahami karena cerdas, maka kamu jadi menghargai, bahkan kamu jadi bisa menolong. - 15 Oktober 2017 II. Dari akun orang lain You said you wanted to fall in love. But are you actually ready to get weak, to surrender? - 5 November 2018 dari akun seniorku pas kuliah, Kak Langit. Tentang Sumpah Pemuda (terkini) Kami putra dan putri Indonesia mengaku bahwa bumi itu bulat Kami putra dan putri Indonesia akan selalu memberikan vaksin kepada anak yang dipercayakan Tuhan kepada kami Kami putra dan putri Indonesia m...

Kenapa Sih? Kenapa Ya?

Selamat pagi! Jadi semalem gue habis balik dari syuting video iklan jam 12an. Tentu saja, bukan gue talentnya 😰. Gue bagian script, VO dan ngecek-ngecek shot yang udah dan yang belum. Selama dua hari syuting video kemarin, gue bertemu lagilah dengan orang produksi. Sutradara, Asisten Sutradara, Campers, Lightning Person, dan lain-lainnya yang mengurus peralatan syuting juga. Gue bertemu orang baru lagi dan yaa berkenalan lah.  Setelah beberapa lama syuting, ada nih satu orang yang bilang, "Eh lo mau gue kenalin sama temen gue nggak? Umurnya udah segini blablabla tahun depan niatnya mau blablabla" Dalem hati gue cuma bisa... Oh, no. Not again. Gue cuma bisa ketawa-ketawa awkward . Trus dia pake nunjuk-nunjukkin foto dan instagram temennya. Dia pun nanya gue tinggal di mana, umur berapa sekarang, dan instagram gue apa. Dan pas makan semalem dia berusaha foto gue buat dikirim ke temennya! ADOH. Yaudah akhirnya gue bilang aja,"Hmmm, sekarang gue nggak lagi ...